Jam kick off laga semifinal Piala Bhayangkara antara Arema vs Sriwijaya FC, Kamis (31/3) malam mengalami penundaan. Duel yang digeber di Stadion Kanjuruhan Malang ini terpaksa molor satu jam.
Awalnya, kick off laga perebutan satu tiket ke partai final ini bakal dimulai pukul 17.30 WIB. Namun terkait siaran live di NET, maka panpel turnamen harus menggantinya.
"Info perubahan jam kick off ini mendadak, Panpel pusat Piala Bhayangkara baru memberi tahu kemarin (29/3)," ujar Media Officer Arema, Sudarmaji ditemui WEAREMANIA di kantor Arema, Rabu (30/3) siang.
Alhasil, jam kick off yang salah itu terlanjur dicantumkan dalam tiket yang telah dicetak. Maka, manajemen Arema meminta bantuan awak media untuk sosialisasi perubahan ini.
"Meski di tiket tertera kick off pukul 17.30 WIB, namun sesungguhnya kick off pertandingan pada pukul 18.30 WIB," pungkas mantan wartawan tersebut.
Arema bakal menjamu tamunya, Sriwijaya FC dalam laga semifinal Piala Bhayangkara, Kamis (31/3) malam. Bermain di Stadion Kanjuruhan Malang, skuat Singo Edan mencoba menghapus kutukan semifinal.
Seperti diketahui, Arema kehilangan titel Raja Pra-musim, setelah hanya sampai di babak semifinal pada tiga turnamen besar yang terakhir diikuti. Ahmad Bustomi dkk gagal lolos ke partai final Piala Presiden, Piala Jenderal Sudirman, dan Piala Gubernur Kalimantan Timur.
Ironisnya, satu dari tiga kegagalan itu disebabkan oleh Sriwijaya FC yang akan mereka hadapi besok malam. Ya, karena Laskar Wong Kito, Arema terhenti di babak semifinal Piala Presiden tahun 2015 lalu.
SFC sukses menahan imbang Arema 1-1 di leg pertama yang digeber di Stadion Kanjuruhan. Sementara si Kuning yang pada leg kedua menjamu Arema di Stadion Manahan Solo, lantaran kandangnya sendiri masih berasap, akhirnya menang 2-1.
"Kami sudah melupakan hal itu, kini saatnya fokus ke pertandingan yang ada di depan, kami harus kerja keras jika ingin lolos ke final," tutur asisten pelatih Arema, Joko Susilo.
Sejatinya, Arema sudah berhasil membalas kegagalan itu dua kali. Pertama, di babak penyisihan grup Piala Jenderal Sudirman, SFC ditekuk 2-0, lalu di perebutan gelar juara ketiha Piala Gubernur Kaltim, mereka menang 3-1.
Sementara itu, Sriwijaya FC pun mengaku siap meski harus bertarung di kandang singa. Kepercayaan diri anak-anak Palembang muncul lantaran sudah sering bersua dengan Arema.
"Kami sudah sering bertemu dengan Arema di turnamen-turnamen sebelumnya, pernah menang, juga pernah kalah, jadi peluang kami fifty-fifty, tapi kami tetap ingin menang," ungkap asisten pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.
Duel penuh gengsi antara Arema dan Sriwijaya FC ini akan tersaji di NET mulai pukul 18.00 WIB. Pemenang laga ini otomatis lolos ke babak final menantang Persib Bandung atau Bali United.
Banyaknya Aremania yang memburu tiket untuk laga semifinal Piala Bhayangkara 2016 membuat panpel melakukan antisipasi. Ketua panpel Arema Abdul Haris mengakui kalau saat pertandingan nanti (31/3) ada empat layar lebar alias big screen yang disiapkan oleh sponsor di arema stadion.
”Jadi supporter yang terlanjur datang tapi tidak mendapatkan tiket bisa tetap menyaksikan pertandingan lewat layar itu,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan itu.
Antisipasi ini berkaca dari gelaran semifinal Piala Jenderal Sudirman lalu. Tepatnya saat Arema lawan Mitra Kukar pada 17 Januari silam. Stadion penuh dan masih banyak supporter yang tidak bisa masuk. Beruntung ada layar lebar yang sudah dipasang sejak sore hari. Sehingga semua keinginan Aremania untuk menyaksikan pertandingan bisa terakomodir.
wearemania


0 komentar: