Rabu, 01 April 2015

Mengenal Arema Cronus

Published by 'Admin' on Rabu, 01 April 2015  | No comments

1. Profil Arema Cronus
Arema Cronus (dahulu bernama Arema Indonesia dan Arema Malang) adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema mempunyai julukan "Singo Edan" . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema adalah tim sekota dari Persema Malang. Di musim 2010-11, di acara launching sempat menggunakan nama Arema FC, namun dua hari kemudian kembali lagi ke nama Arema Indonesia.

Sejak hadir di persepak bolaan nasional, Arema telah menjadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota hingga gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa.  Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita)

2. Logo
Logo Arema Malang (1987-1995)



Logo Arema Indonesia (1996-2012)


Logo Arema Cronus (sejak 2013-kini)



3. Sejarah
3.1. Nama Arema pada masa Kerajaan
Nama Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di kala Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis dalam Kidung Panji Wijayakrama hingga seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakretagama. Kebo Arema pula yang menjadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian bisa menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam. Buku-buku sejarah hanya mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.

3.2. Nama Arema di dekade '80-an
Sampai akhirnya pada dekade 1980-an muncul kembali nama Arema. Tidak tahu persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema kemudian menjelma menjadi semacam "subkultur" dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya melalui musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang menjadi jalan bagi arek malang menunjukkan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepak bola Arema adalah sebuah keniscayaan.

3.3. Awal mula berdirinya PS Arema
(Arema Football Club/Persatuan Sepak Bola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, dengan semangat mengembangkan persepak bolaan di Malang. Pada masa itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana –home base klub pemerintah itu– selalu disesaki penonton. Dimana posisi Arema waktu itu? Yang pasti, klub itu belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia masih jadi sebuah “utopia”.

Adalah Acub Zaenal mantan Gubernur Irian Jaya ke-3 dan mantan pengurus PSSI periode 80-an yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama di kota Malang setelah sebelumnya membangun klub Perkesa 78 bersama Dirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.

Berkat hubungan baik antara Dirk dengan wartawan olahraga di Malang, khususnya sepakbola, maka SIWO PWI Malang mengadakan seminar sehari untuk melihat "sudah saatnyakah Kota Malang memiliki klub Galatama?" Drs. Heruyogi sebagai Ketua SIWO dan Drs. Bambang Bes (Sekretaris SIWO) menggelar seminar itu di Balai Wartawan Jl. Raya Langsep Kota Malang. Temanya "Klub Galatama dan Kota Malang", dengan nara sumber al; Bp. Acub Zainal (Administratur Galatama), dari Pengda PSSI Jatim, Komda PSSI Kota Malang, Dr. Ubud Salim, MA. Acara itu dibuka Bp Walikota Tom Uripan (Alm). Hasil atau rekomendasi yang didapatkan dari seminar: Kota Malang dinilai sudah layak memiliki sebuah klub Galatana yang professional.

Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek dengan Armada 86-nya. Nama Arema awalnya adalah Aremada-gabungan dari Armada dan Arema. Namun nama itu tidak bisa langgeng. Beberapa bulan kemudian diganti menjadi Arema`86. Sayang, upaya Derek untuk mempertahankan klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, bahkan tim yang diharapkan mampu berkiprah di kancah Galatama VIII itu mulai terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.

Dari sinilah, Acub Zaenal lantas mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya tetap survive. Setelah diambil alih, nama Arema`86 akhirnya diubah menjadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai dengan akte notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. “Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus,”.

Dari pendirian bulan Agustus itulah kemudian simbol Singo (Singa) muncul. "Agustus itu identik dg Zodiac Leo atau Singo (sesuai dengan horoscop).

3.4. Perjalanan Arema di Galatama
Di awal keikut sertaan di Kompetisi Galatama, gerilya mencari pemain dilakukan satu bulan sebelum Arema resmi didirikan.Pemain-pemain seperti Maryanto (Persema), Jonathan (Satria Malang), Kusnadi Kamaludin (Armada), Mahdi Haris (Arseto), Jamrawi dan Yohanes Geohera (Mitra Surabaya), sampai kiper Dony Latuperisa yang kala itu tengah menjalani skorsing PSSI karena kasus suap, direkrut. Pelatih sekualitas Sinyo Aliandoe, juga bergabung.

Hanya saja, masih ada kendala yakni menyangkut mess pemain. Beruntung, Lanud Bandar Udara Abdul Rachman Saleh mau membantu dan menyediakan barak prajurit Paskhas TNI AU untuk tempat penampungan pemain. Selain barak, lapangan Pagas Abd Saleh, juga dijadikan tempat berlatih. Praktis Maryanto dkk ditampung di barak. “TNI-AU memberikan andil yang besar pada Arema.

Sempat ada kendala, yakni masalah dana –masalah utama yang kelak terus membelit Arema. Sepulang dari Jakarta, Acub Zaenal sepakat menjadi penyandang dana.

Prestasi klub Arema bisa dibilang seperti pasang surut, walaupun tak pernah menghuni papan bawah klasemen, hampir setiap musim kompetisi Galatama Arema F.C. tak pernah konstan di jajaran papan atas klasemen, namun demikian pada tahun 1992 Arema berhasil menjadi juara Galatama. Dengan modal pemain-pemain handal seperti Aji Santoso, Mecky Tata, Singgih Pitono, Jamrawi dan eks pelatih PSSI M Basri, Arema mampu mewujudkan mimpi masyarakat kota Malang menjadi juara kompetisi elit di Indonesia.

3.5. Perjalanan Arema di Ligina
Sejak mengikuti Liga Indonesia, Arema F.C. tercatat sudah 7 kali masuk putaran kedua. Sekali ke babak 12 besar (1996/97) dan enam kali masuk 8 besar( 1999/00, 2001, 2002, 2005, 2006,& 2007). Walaupun berprestasi lumayan, tapi Arema tidak pernah lepas dari masalah dana. Hampir setiap musim kompetisi masalah dana ini selalu menghantui sehingga tak heran hampir setiap musim manajemen klub selalu berganti. Pada tahun 2003, Arema mengalami kesulitan keuangan parah yang berpengaruh pada prestasi tim. Hal tersebut yang kemudian membuat Arema FC diakuisisi kepemilikannya oleh PT Bentoel Internasional Tbk pada pertengahan musim kompetisi 2003 meskipun pada akhirnya Arema terdegradasi ke Divisi I. Sejak kepemilikan Arema dipegang oleh PT Bentoel Internasional Tbk, prestasi Arema semakin meningkat; 2004 juara Divisi I, 2005, dan 2006 juara Copa Indonesia, 2007 juara Piala Soeratin LRN U-18. Pada tahun 2006 dan 2007 Arema dan Benny Dollo mendapatkan penghargaan dari Tabloid Bola sebagai tim terbaik dan Pelatih terbaik.

3.6. Perjalanan Arema di ISL
Monumen Singa Bola dari warga yang didedikasikan untuk Arema
Kompetisi Liga Super Indonesia ke-1 2008-2009 Arema berada di urutan ke-10. Dua bulan Setelah kompetisi usai tepatnya 3 Agustus 2009 di Hotel Santika Malang pemilik klub Arema, PT Bentoel Investama, Tbk melepas Arema ke kumpulan orang-orang peduli terhadap Arema (konsorsium).
Pelepasan Arema ini adalah dampak dari penjualan saham mayoritas PT Bentoel Investama, Tbk. ke British American Tobacco. Sebelumnya ada wacana untuk menggabungkan Arema dengan Persema Malang menjadi satu, namun ditolak oleh Aremania. Arema pada musim kompetisi 2009-10 yang ditukangi oleh Robert Rene Alberts meraih gelar Juara Liga Super Indonesia dan Runner-up Piala Indonesia.

4. Nama
Arema sempat beberapa kali berganti nama:

PS Arema Malang (1987-1995); pemilik saham Pemerintah Malang
PS Arema Bentoel (1995-2009); mencantumkan nama pemilik saham mayoritas Bentoel
Arema Indonesia FC (2009-2013); pemilik saham Yayasan Arema Indonesia
Arema Cronous FC (2013-2014); mencantumkan nama pemilik saham mayoritas PT. Pelita Jaya Cronous

5. Pemain
Skuat saat ini
CEO : Bendera Indonesia Iwan Budianto
Manager : Bendera Indonesia Rudi Widodo
Head coach : Bendera Indonesia Suharno
Assistant coach 1 : Bendera Indonesia Joko Susilo
Assistant coach 2 : Bendera Indonesia Kuncoro
Assistant coach 3 : Bendera Indonesia I Made Pasek Wijaya
Goalkeeper coach : Bendera Indonesia Alan Haviludin
Fitness coach : Bendera Indonesia Kosong
Dokter tim : Bendera Indonesia Indrawan Duantoro
Pada 5 Mei 2014

No. Pos. Nama
1 Bendera Indonesia GK Kurnia Meiga
2 Bendera Indonesia DF Purwaka Yudhi
5 Bendera Brasil DF Fabiano Beltrame (Brasil)
6 Bendera Indonesia DF Suroso
7 Bendera Indonesia DF Benny Wahyudi
9 Bendera Indonesia FW Samsul Arif
10 Bendera Indonesia FW Cristian Gonzáles
14 Bendera Indonesia MF Arif Suyono
15 Bendera Indonesia FW Sunarto
12 Bendera Indonesia MF Hendro Siswanto
19 Bendera Indonesia MF Ahmad Bustomi (captain)
No. Pos. Nama
21 Bendera Indonesia GK I Made Wardana
23 Bendera Indonesia DF Gilang Ginarsa
31 Bendera Indonesia GK Achmad Kurniawan
32 Bendera Indonesia DF Victor Igbonefo
41 Bendera Indonesia FW Dendi Santoso
44 Bendera Indonesia MF I Gede Sukadana
22 Bendera Liberia MF Sengbah Kennedy (Liberia)
77 Bendera Indonesia MF Juan Revi
87 Bendera Indonesia DF Johan Alfarizi
45 Bendera Liberia FW Yao Rudy Abblode (Liberia)
93 Bendera Indonesia GK Utam Rusdiana
Catatan: Daftar situs resmi menunjukkan suporter sebagai pemain ke-12.

6. Prestasi Arema

6.1. Liga Nasional
Galatama
Juara (1): 1993
Indonesia Super League
Juara (1): 2010
Runner-Up (2): 2011, 2013
Divisi Satu Liga Indonesia
Juara (1): 2004

6.2. Piala Nasional
Piala Galatama
Runner-Up (1): 1992
Piala Indonesia
Juara (2): 2005, 2006
Runner-Up (1): 2010

6.3. Turnamen Nasional
Piala Gubernur Jatim
Juara (1): 2013
Runner-Up (1): 2008
Trofeo Persija
Juara (1): 2013
SCM CUP 2015
Juara (1): 2015
Piala Menpora
Juara (1): 2013
Soeratin Cup U-18
Juara (1): 2007
Inter Island CUP 2014
Juara (1): 2014

7. Rekor Kemenangan-Kekalahan Terbesar
7.1. Menang
(Tandang) 05-09-2014 Persijap FC (8-0)
(Kandang) 19-06-2011 Bontang FC (8-0)
(Tandang) 02-10-2010 Bontang FC (5-0)
7.2. Kalah
(Kandang) 28-02-2009 Persipura (0-5)
(Tandang) 26-01-2003 Persipura (0-6)
(Tandang) 07-03-2011 Persipura (1-6)

8. Partisipasi di Liga

8.1. Galatama
Title Liga Seri Tahun Nama Pelatih Urutan Akhir Prestasi
Galatama VIII 1987/88 Sinyo Aliandoe 6 (14 Tim)
Galatama IX 1988/89 Sinyo Aliandoe/Andi M Teguh 8 (18 Tim) Top Scorer Mecky Tata (18)
Galatama X 1990 Andi M Teguh 4 (18 Tim)
Galatama XI 1990/92 Andi M Teguh 4 (20 Tim) Top Scrorer Singgih Pitono (21)
Galatama XII 1992/93 M Basri/Gusnul Yakin 1 (17 Tim) Juara, Top Scorer Singgih Pitono (16)
Galatama XIII 1993/94 Gusnul Yakin 6 (Babak Penyisihan)17 Tim di bagi 2 Group

8.2. Liga Indonesia
Title Kompetisi Seri Tahun Nama Pelatih Urutan Akhir Prestasi
Liga Dunhill I 1994/95 Halilintar Gunawan Penyisihan (6 dari 17 tim)
Liga Dunhill II 1995/96 Gusnul Yakin Penyisihan (12 dari 16 tim)
Liga Kansas III 1996/97 Suharno Babak 12 Besar
Ligina IV 1997/98 Gusnul Yakin Dihentikan (kerusuhan politik)
Ligina V 1998/99 Hamid Asnan/Winarto Penyisihan (3 dari 6 tim)
Liga Bank Mandiri VI 1999/00 M. Basri Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri VII 2001 Daniel Roekito Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri VIII 2002 Daniel Roekito Babak 8 Besar
Liga Bank Mandiri IX 2003 Terry Wetton/Gusnul Yakin/Henk Wullems 19 (22 Tim) Degradasi
Liga Pertamina (Divisi 1) X 2004 Benny Dollo 1 Juara Promosi ke Liga Djarum
Liga Djarum XI 2005 Benny Dollo Babak 8 Besar
Liga Djarum XII 2006 Benny Dollo Babak 8 Besar
Liga Djarum XIII 2007 Miroslav Janu Babak 8 Besar

8.3. Liga Super Indonesia
Title Liga Seri Tahun Nama Pelatih Urutan Akhir Prestasi
ISL Djarum Super I 2008/09 Bambang Nurdiansyah/Gusnul Yakin 10
ISL Djarum Super II 2009/10 Robert Rene Alberts 1 Juara
ISL Djarum Super III 2010/11 Miroslav Janu 2 Runner up
ISL IV 2011/2012 Wolfgang Pikal/Joko Susilo/Suharno 12
ISL V 2013 Rahmad Darmawan 2 runner up ,piala menpora cup 2013
ISL (Unifikasi) VI 2013 Suharno piala gubernur 2014 ,trofeo persija 2014

9. Partisipasi di Level Asia
Kejuaraan Klub Asia 1993–94 (tidak lolos ke babak 6 besar setelah kalah agregat 3-6 dari Thai Farmers Bank Thailand)
Liga Champions AFC 2006 (dicoret karena PSSI LALAI mendaftarkan peserta AFC Champions League)
Liga Champions AFC 2007 (gagal lolos dari babak penyisihan karena hanya menempati urutan ke-3)
Liga Champions AFC 2011 (gagal lolos dari babak penyisihan karena hanya menempati urutan ke-4)
Piala AFC 2012 (lolos ke perempat final, disingkirkan Al Ettifaq dari Arab Saudi dengan skor 2-0 [home] dan 2-0 [away])
Piala AFC 2014 Babak 16 Besar

Musim Kompetisi Babak Klub Kandang Tandang
1993–94 Asian Club Championship Babak penyisihan Bendera Vietnam Quảng Nam Đà Nẵng 1–0 2–1
Babak pertama Bendera Thailand Thai Farmers Bank 2–2 1–4
2007 AFC Champions League Group Bendera Jepang Kawasaki Frontale 1–3 0–3
Grup Bendera Korea Selatan Chunnam Dragons 0–1 0–2
Grup Bendera Thailand Bangkok University 1–0 0–0
2011 AFC Champions League Grup Bendera Jepang Cerezo Osaka 0–4 1–2
Grup Bendera Korea Selatan Jeonbuk Hyundai Motors 0–4 0–6
Grup Bendera Republik Rakyat Tiongkok Shandong Luneng 1–1 0–5
2012 AFC Cup Grup Bendera Myanmar Ayeyawady United 1–1 3–0
Grup Bendera Vietnam Navibank Saigon 6–2 1–3
Grup Bendera Malaysia Kelantan 1–3 0–3
Babak 16 Besar Bendera Hong Kong Kitchee – 2–0
Perempat final Bendera Arab Saudi Ettifaq 0–2 0–2
2014 AFC Cup Grup Bendera Malaysia Selangor FA 1–0 1–1
Grup Bendera Vietnam Hanoi T&T 1–3 1–2
Grup Bendera Maladewa Maziya 3–2 3–1
Babak 16 Besar Bendera Hong Kong Kitchee 0-2

10. Pelatih

Nama Kebangsaan Tahun
Sinyo Aliandoe Bendera Indonesia 1987-1989
Andi M Teguh (Alm) Bendera Indonesia 1989-1992
M Basri Bendera Indonesia 1992-1993, 2000
Gusnul Yakin Bendera Indonesia 1993-94, 1995-96, 1997-98, 2003, 2008-09
Halilintar Gunawan Bendera Indonesia 1994-1995
Suharno Bendera Indonesia 1996-97
Hamid Asnan (Alm) Bendera Indonesia 1998
Winarto Bendera Indonesia 1998-1999
Daniel Roekito Bendera Indonesia 2001-2002
Terry Wetton Bendera Australia 2003
Henk Wullems Bendera Belanda 2003
Benny Dollo Bendera Indonesia 2004 - 2006
Miroslav Janu (Alm) Bendera Ceko 2006 - 2007
Bambang Nurdiansyah Bendera Indonesia 2008 (5 bulan)
Robert Rene Alberts Bendera Belanda 2009 - 2010
Miroslav Janu (Alm) Bendera Ceko 2006-07, 2010-11
Wolfgang Pikal (ISL)
Milomir Seslija (IPL) Bendera Austria
Bendera Bosnia dan Herzegovina 2011-2012 (2 bulan)
2011-2012 (5 bulan)
Suharno (ISL)
Dejan Antonic (IPL) Bendera Indonesia
Bendera Serbia 2012
2012-
Rahmad Darmawan (ISL) Bendera Indonesia 2012-2013
Suharno (ISL) Bendera Indonesia 2014-

11. Pemain terkenal

11.1. Lokal
Bendera Indonesia Mahdi Haris (1980-an)
Bendera Indonesia Mecky Tata (1980-an-1990-an)
Bendera Indonesia Imam Hambali (1990-an)
Bendera Indonesia Joko Slamet (1990-an)
Bendera Indonesia Jamrawi (1990-an)
Bendera Indonesia Lulut Kistono (1990-an)
Bendera Indonesia Nanang Hidayat (1990-an)
Bendera Indonesia Panus Korwa (1980-an-1990-an)
Bendera Indonesia Dominggus Nowenik (1980-an-1990-an)
Bendera Indonesia Singgih Pitono (1980-an-1990-an)
Bendera Indonesia Maryanto (1980-an-1990-an)
Bendera Indonesia Mahmudiana (1989-1996, 1998-1999)
Bendera Indonesia Aji Santoso (1980-an, 1990-an, 2000-an)
Bendera Indonesia Joko Susilo (1990-an-2000-an)
Bendera Indonesia Kuncoro (1990-an, 2000-an)
Bendera Indonesia Nanang Supriadi (1993-2005)
Bendera Indonesia I Putu Gede Swisantoso (2000-an)
Bendera Indonesia Sutaji (2004-2008)
Bendera Indonesia Sunar Sulaiman (2004-2007)
Bendera Indonesia Erol FX Iba (2004-2006)
Bendera Indonesia Aris Budi Prasetyo (2004-2006)
Bendera Indonesia Firman Utina (2005-2006)
Bendera Indonesia Hendro Kartiko (2007-2008)
Bendera Indonesia Elie Aiboy (2007-2008)
Bendera Indonesia Ortizan Salossa (2007-2008)
Bendera Indonesia Ponaryo Astaman (2007-2008)
Bendera Indonesia Muhammad Fachrudin (2009-2012)
Bendera Indonesia Ahmad Bustomi (2008-2011 dan 2013-)
Bendera Indonesia Zulkifly Syukur (2008-2011)
Bendera Indonesia Benny Wahyudi (2008-)

11.2. Asing
AFC
Bendera Australia Alex Stoikos (2000)
Bendera Australia Steve Hesketh (2011–12, Arema ISL)
Bendera Singapura Muhammad Ridhuan (2009–11), (2011–12, Arema IPL), (2012, Arema ISL)
Bendera Singapura Noh Alam Shah (2009–11), (2011–12, Arema IPL)
Bendera Korea Selatan Han Young-Kuk (2001)
Bendera Korea Selatan Kim Yong-Hee (2011–12, Arema ISL)
CAF
Bendera Kamerun Aaron Nguimbat (2008–09)
Bendera Kamerun Alain N'Kong (2012, Arema ISL)
Bendera Kamerun Basile Essa Mvondo (2009)
Bendera Kamerun Dzumafo Herman Epandi (2012, Arema ISL)
Bendera Kamerun Emaleu Serge (2005–09)
Bendera Kamerun Emile Mbamba (2007–08)
Bendera Kamerun Francis Yonga (2005–06)
Bendera Kamerun Thierry Gathuessi (2012-14)
Bendera Kamerun Kasimir Bruno Koutou Kounjenko (2007–08)
Bendera Kamerun Pierre Njanka (2009–11)
Bendera Kamerun Seme Pierre Pattrick (2011–12, Arema ISL)
Bendera Gabon Landry Poulangoye (2009–10)
Bendera Guinea Souleymane Traore (2009)
Bendera Liberia Esaiah Pello Benson (2008)
Bendera Maroko Tarik El Janaby (2007)
Bendera Nigeria Udo Fortune (2009)
Bendera Nigeria Frank Bob Manuel (2001)
CONMEBOL
Bendera Argentina Franco Hita (2005–06)
Bendera Argentina Rodrigo Santoni (2011–12, Arema ISL)
Bendera Argentina Fernando Martin Stagnari (2007)
Bendera Brasil Joao Carlos (2004–07)
Bendera Brasil Junior Lima (2004–05)
Bendera Brasil Rivaldo Costa (2004–05)
Bendera Brasil Marcio Souza (2011–12, Arema ISL)
Bendera Chili Rodrigo Araya (1999–00), (2003)
Bendera Chili Christian Cespedes (1998–99)
Bendera Chili Patricio Morales (2007–09)
Bendera Chili Julio Caesar Moreno (1996–97)
Bendera Chili Jamie Rojas (2002)
Bendera Chili Fransisco "Pacho" Rubio (1999–00)
Bendera Chili Juan Manuel Rubio (1996–00)
Bendera Esteban Guillén (2009–12)
Beto Goncalvez (2012–14)
Gustavo lopez (2013-14)
UEFA
Bendera Rumania Leontin Chitescu (2009)
Bendera Slowakia Roman Golian (2011)

12. Mantan pemain
Ahmad Jufrianto
Achmad Kurniawan
Aji Saka
Aji Santoso
Alexander Pulalo
Arif Suyono
Aris Budi Prasetyo
Ahmad Sembiring Usman
Charis Yulianto
Dadang Sudrajat
Dendi Santoso
Dwi Sasmianto
Emaleu Serge
Emile Bertrand Mbamba
Elie Aiboy
Erik Setiawan
Erol FX Iba
Fandy Mochtar
Firman Utina
Gunawan Dwicahyo
Hendra Ridwan
Hendro Kartiko
Irfan Raditya
Jaenal Ichwan
Joko Susilo
Leonard Tupamahu
Kurnia Sandi
Mahmudiana
Markus Haris Maulana
Mecky Tata
Muhammad Yasir
Marthen Tao
M. Ridhuan
Ortizan Salossa
Ponaryo Astaman
Ranu Tri Sasongko
Roman Chmelo
Roman Golian
Rudi Hariantoko
Singgih Pitono
Sonny Kurniawan
Suroso
Sutaji
Talouhu A Musafry
Rahmat Affandi
Esteban Guillén
Noh Alam Shah
Ahmad Bustomi
Pierre Njanka
Marcio Souza da Silva
Juan Revi
Muhammad Fachrudin
Waluyo
Zulkifly Syukur

13. Pemilik
Berdasarkan pengesahan SK Menkumham No. AHU-AH.01.06-317 pada tanggal 9 Mei 2012 atas akta Nurul Rahadianti, PEMEGANG SAHAM terbesar PT. AREMA INDONESIA adalah YAYASAN AREMA INDONESIA sebesar 13 lembar saham (93%) dan Lucky Andriandana Zainal yaitu 1 lembar saham (7%).

Dalam SK Menkumham tersebut disebutkan, bahwa pengurus Yayasan Arema Indonesia adalah:

pembina yayasan: Darjoto Setyawan
ketua yayasan: Muhammad Nur
Bendahara: Rendra Kresna
Sekretaris: Mujiono Mujito
Pengawan yayasan: Bambang winarno.

Dari pengesahan Menkumham tersebut juga dijelaskan bahwa jika ada pengunduran diri yang dilakukan sebelum tanggal 9 Mei 2012 dianggap tidak sah. Pengurus yang telah melakukan pengunduran diri sebelum tanggal 9 Mei 2012 tsb adalah Darjoto Setyawan, Mujiono Mujito & Rendra Kresna.

14. Pengelola
Lucky Acub Zaenal (1987-2003)
Ir. Lucky Acub Zaenal/H.M Mislan (1995-1996)
PT Bentoel Investama Indonesia, Tbk (2003-2009)
Konsorsium (2009-2011)
IPL: Grup Ancora (2011-2012) --- ISL: Arema Cronous(2012-.......)

15. Sponsor
15.1. Sponsor
Ijen Nirwana
Surabaya Post
Unmer Malang
Jasatel
Malang Post
Ultras Malang
Anker Sport
IM3
Lupromax Oil

15.2. Sponsor seragam (kit supplier)
Adidas (1995–1998)
Reebok (1999–2000)
Nike (2001)
Puma (2006–2009)
Diadora (2009–2010)
Lotto (2010–2011)
Umbro (2011-2013/IPL)
Ultras (2012-sekarang/ISL)
Joma (2013-2014)
specs (2014-...)
Nike (2016-...)

Sebarno Rek !

Share on Google Plus
Filed in :
Admin

Sasaji !

0 komentar:

Like yo Rek...

Bedeken Rek ! AREMA Menang opo Kalah?

© 2013 AREMANIA KEPANJEN. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9 Published..Blogger Templates
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.
back to top